Berbohong bukanlah tindakan terpuji. Tapi, riset mengungkapkan bahwa kita bisa berbohong 10-200 kali dalam sehari. Kita berbohong secara sadar atau tidak sadar, untuk kebaikan diri sendiri maupun orang lain. Dari 10-200 kebohongan tersebut, hanya 18 sampai 25%-nya saja yang terdeteksi. Artinya, seringkali ketika orang berbohong pada kita, kita tak menyadarinya.
Mau tahu bagaimana kamu bisa mendeteksi kebohongan di masa depan? Pamela Meyer, penulis buku Liespotting: Proven Techniques to Detect Deception dan Noah Zandan dari TED Talk akan menjelaskan cara mendeteksi kebohongan dengan menganalisis bahasa lawan bicara kita!
1. Ketika berbohong, orang akan cenderung berbicara dengan kalimat baku
Ini terutama berlaku untuk kebohongan-kebohongan besar, bukan kebohongan sepele seperti “Aku OTW ya!”. Struktur kalimat baku yang kaku akan memudahkan pembohong untuk berpikir sebelum merangkai kebohongannya. Sebaliknya, kita cenderung tak berhati-hati dalam bicara ketika kalimat kita santai dan lugas. Untuk menjadi pembohong ulung, orang harus berhati-hati, ‘kan?
2. Berlawanan dengan mitos, orang yang berbohong justru akan berusaha menjaga kontak mata dengan lawan bicara
“Liars won’t look at you in the face”, kata orang. Tapi menurut Pamela, pembohong ulung justru akan berusaha menjaga kontak mata. Dengan menatap lawan bicara, mereka berusaha agar tetap terlihat meyakinkan.
Namun tatapan orang yang berbohong akan terasa “tidak wajar”. Misalnya, mereka akan menatap lawan bicaranya terlalu lama. “They overcompensate,” kata Pamela.
3. Pembohong punya kecenderungan menghilangkan unsur “aku” dalam ceritanya
Ketika berbohong, kita akan cenderung “menjauhkan diri” dari kebohongan yang kita utarakan. Maksudnya, kita akan berusaha menceritakan kebohongan itu tanpa memasukkan unsur “aku” ke dalam cerita. Kita akan berusaha untuk menggeser fokus cerita ke orang lain. Ini karena berbohong membuat kita tidak nyaman, sehingga ironisnya, kita berusaha sebisa mungkin untuk tidak mengasosiasikan diri dengan cerita kita sendiri.
Contoh:
“Kemarin aku nggak ikut anak-anak ke mall, kok. Aku di rumah, belajar.” (jujur)“Kemarin anak-anak nggak ada yang pergi ke mall, kok. Soalnya banyak PR, harus di rumah.” (bohong)
4. Karena alam bawah sadar mereka merasa bersalah, pembohong juga cenderung berbicara dengan nada negatif
Pernahkah kamu mematikan HP karena malas dihubungi seseorang? Ketika orang itu bertanya kenapa dia tak bisa menghubungimu, kamu pun berbohong. Karena merasa bersalah, kamu jadi merasa perlu ikut menyampaikan bahwa kamu kesal.
“Sori ya kemarin nggak bisa ditelepon, baterai HP-ku mati. Bateraiku emang boros banget, ngeselin.”
5. Kalimat para pembohong sering berputar-putar dan dibumbui detail tak penting
Ketika seseorang berkata jujur, dia tak akan kesulitan untuk bicara dengan langsung dan jelas. Sebaliknya, orang yang tak jujur akan ngobrol ngarol-ngidul. Kalimat yang seharusnya sederhana jadi penuh detail yang tak berhubungan dengan inti cerita.
Contoh:
“Sayang, udah sholat?”“Udah nih Sayang, tadi anak-anak sekantor sholat di masjid kota kok. Ke masjidnya jalan kaki dari tempat rapat, hampir kehujanan. Terus bacaan surat Imamnya panjang banget — surat apa tuh Yang, yang dibaca kalo ada orang meninggal itu lho!”
Aduhai Mas, apa hubungannya hampir kehujanan dan bacaan surat Imam sama apa Mas udah sholat atau belum? :”) Padahal kalau Mas udah sholat beneran, pertanyaan ini ‘kan hanya tinggal dijawab dengan simpel: “Udah, Sayang, sama anak-anak kantor.” Selesai!
6. Seorang pembohong tidak akan tersenyum dengan matanya
Ketika berbohong, lawan bicaramu mungkin akan menyunggingkan senyum agar terlihat lebih meyakinkan. Untuk itu, kamu harus bisa membedakan senyum asli dan senyum palsu.
Seseorang yang benar-benar tersenyum akan tersenyum dengan matanya. Dari pandangannya, kamu bisa melihat usahanya untuk menjadi hangat. Jika matanya dingin, kamu perlu mengecek apakah senyumnya memang tulus. Bedakan juga senyum yang tulus dengan sengiran yang sinis atau merendahkan.
7. Meski cara bicara si pembohong terdengar layak dipercaya, gesturnya menyiratkan keengganan bekerjasama
Mungkin lawan bicaramu adalah pembohong ulung. Dia mampu tersenyum dengan matanya, mengontrol nada bicaranya agar tak terdengar panik, dan mengatur kalimatnya supaya tetap sederhana dan rapi.
Tapi, seorang pembohong tetap akan mengelak ketika kamu mengajaknya bekerja sama. Contoh:
“Sabtu besok ke kampus yuk, bantuin anak-anak bikin paper replika buat fundraising.”“Jam berapa? Aku Sabtu pagi harus ngajar.”“Siang-siang kok, sekitar jam 12.”“Sabtu siang aku harus nemenin Ibu beli batik.”“Yaudah deh. Malem ini aja temenin aku beli bahan-bahan paper replika, gimana?”“Hmm… Insya Allah ya? Nanti aku kabarin lagi…”
Seseorang yang jujur akan selalu bersikap terbuka terhadapmu. Jika memang tidak bisa mengiyakan ajakanmu, mereka akan menawarkan alternatif tanggal. Tentu ini berbeda dengan orang yang memang tidak mau dan menutupinya dengan berbagai alasan.
Semoga setelah membaca ini kamu jadi bisa lebih baik dalam mendeteksi kebohongan. Jangan malah dipakai untuk melatih kemampuan berbohongmu, ya!



+ komentar + 3 komentar
Halo orang-orang baik saya di Asia, semoga ALLAH dipuji, nama saya Mahmud Simon, warga INDONESIA tetapi saya tinggal di sini di MALAYSIA; Saya ingin menggunakan media ini untuk memberi tahu Anda semua tentang kebaikan Tuhan yang akhirnya menuntun saya kepada pemberi pinjaman yang baik ini melalui Ny. Nurliana Novi, pemberi pinjaman yang benar-benar asli bernama Elina Johnson, direktur ELINA JOHNSON LOAN FIRM, setelah saya ditipu oleh pemberi pinjaman palsu, saya bangkrut, putus asa dan tidak tahu apa yang harus dilakukan dan siapa yang harus dipercaya, lalu dia datang dan memberikan senyum lebar di wajah saya sebagai kejutan terbesar saya. Saya tahu sebagian besar dari Anda juga telah menjadi korban penipuan, Anda tidak perlu repot lagi karena saya harus menyampaikan kabar baik dan satu-satunya pemberi pinjaman yang dapat Anda percayai,
Sekali lagi setelah saya mendapat pinjaman dari dia, saya berinvestasi dalam bisnis dan saya melihat bahwa saya membutuhkan lebih banyak, saya terkejut ketika ibu memberi saya pinjaman lain selain pinjaman sebelumnya, orang-orang baik saya telah melihatnya dan saya adalah bagian dari pengalaman, hari ini hidupku mendapat giliran baru berkat ibu Elina, ya kamu mungkin takut karena kesaksian palsu yang telah kamu dengar tetapi aku adalah saksi dan jika aku mengatakan kebohongan semoga ALLAH mengambil nyawaku, orang-orangku di sana jika kamu mau pinjaman asli dia adalah satu-satunya yang dapat Anda percayai,
Ny. Elina Johnson dari ELINA JOHNSON LOAN FIRM hanya menghubungi dia hari ini melalui email: elinajohnson22@gmail.com »untuk info lebih lanjut tentang cara mendapatkan pinjaman Anda atau Anda dapat menghubungi saya melalui email saya untuk panduan lebih lanjut; mahmudsimon2@gmail.com, dan saran tentang cara mengajukan pinjaman dari Ibu Nurliana Novi pada nurliananovi96@gmail.com. Saya menunggu untuk mendengar kabar baik Anda sendiri, Terima kasih semua dan semoga ALLAH dipuji.
Nama saya Reni Alida, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman untuk sangat berhati-hati, karena ada penipuan dan perusahaan pinjaman palsu di mana-mana, mereka akan mengirimkan dokumen perjanjian pinjaman palsu kepada Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran dimuka, tetapi mereka adalah penipuan, karena mereka kemudian akan meminta pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, jadi berhati-hatilah terhadap Perusahaan Pinjaman yang curang itu.
Beberapa bulan yang lalu saya tegang secara finansial dan putus asa, saya ditipu oleh beberapa perusahaan pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan menggunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman yang sangat andal bernama Ms. Elizebeth Isaac Loan Company, yang meminjamkan saya pinjaman tanpa jaminan sebesar Rp.600.000,00 (600 ribu) dalam waktu kurang dari 24 jam dan tingkat bunga hanya 2%.
Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya terapkan dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.
Karena saya berjanji akan membagikan kabar baik, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman dengan mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman, jangan ragu-ragu, silakan hubungi dia melalui email nyata: Elizebethisaacloancompany@gmail.com dan dengan rahmat Tuhan dia tidak akan mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda mematuhi syarat dan ketentuannya.
Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: renialida@gmail.com. Yang akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran pinjaman saya yang saya kirim langsung ke rekening mereka setiap bulan.
Nama Perusahaan::"":":":"ONE BILLION RISING FUNDGmail Perusahaan:":":":":"::"onebillionrisingfund@gmail.com Selamat siang
Namaku Nyonya Ahmed Neni dan saya berbicara sebagai salah satu orang paling bahagia di dunia saat ini dan saya mengatakan kepada diri sendiri bahwa pemberi pinjaman yang menyelamatkan keluarga saya dari situasi buruk kami, saya akan menceritakan namanya kepada dunia dan saya sangat bahagia dengan katakan bahwa keluarga saya kembali untuk selamanya karena saya membutuhkan pinjaman sebesar Rp150.000.000.00 untuk memulai hidup saya sejak saya adalah satu ibu dengan 3 anak dan dunia sepertinya sedang bergantung pada saya saat saya mencoba untuk mendapatkan pinjaman Dari bank dan online bank menolak saya pinjaman mereka mengatakan bahwa penghasilan saya rendah dan saya tidak memiliki jaminan untuk pinjaman jadi saya pergi online dan hal-hal menjadi lebih sulit karena mereka merobek uang saya dari saya dengan janji manis untuk membantu saya sampai saya bertemu dengan ALLAH mengirim pinjaman pinjaman yang mengubah hidup saya dan keluarga saya, ONE BILLION RISING FUND dimana Juruselamat ALLAH dikirim untuk menyelamatkan keluarga saya dan pada awalnya saya pikir ini tidak akan mungkin terjadi karena pengalaman masa lalu saya dan janji palsu tapi untuk mengejutkan saya, saya menerima pinjaman saya sebesar Rp150.000.000.00 dan saya akan menyarankan siapa saja yang benar-benar membutuhkan pinjaman untuk menghubungi perusahaan tersebut, melalui email di: """""""onebillionrisingfund@gmail.com"""""""karena mereka adalah pemberi pinjaman yang paling pengertian dan baik hati. Jika Anda melihat bagaimana memastikan pinjaman atau bagaimana mendapatkan pinjaman asli, perusahaan dapat membantu Anda. "
BBM: D8E814FC
Sebagai penerima manfaat dari perusahaan saya adalah bukti hidup dari kerja baik perusahaan dan saya meyakinkan Anda bahwa Anda akan mendapatkan formulir pinjaman ONE BILLION RISING FUND. cukup hubungi mereka dan ikuti proses pemberian pinjaman yang mudah
Anda dapat menghubungi saya Ahmed Neni pada informasi lebih lanjut ((ahmedneni48@gmail.com))
Allahu akbar
Posting Komentar